Jenis Kain Training Olahraga

Jenis Kain Training

Pemilihan jenis kain training olahraga haruslah tepat dan sesuai bahan yang digunakan dengan aktifitas yang akan dilakukan. Hal ini dilakukan agar pakaian olahraga yang nantinya dikenakan nyaman dan tidak menghambat gerak pemakainya.

Selain itu untuk menentukan jenis kain training olahraga yang bagus harus dilihat dari karakteristik bahannya. Apakah memiliki sifat menyerap keringat, tidak panas saat dikenakan serta hal-hal lain yang kiranya sesuai dengan aktifitas olahraga tersebut.

Pakaian olahraga biasanya terdiri dari baju atasan seperti kaos, jersey, polo shirt, baju bawahan seperti celana pendek atau panjang dan juga baju luaran seperti jaket. Oleh karena itu pilihan untuk jenis kain training olahraga ini banyak sekali macamnya.

Hal terpenting ketika kita memilih jenis kain untuk training olahraga ialah agar si pemakainya bisa merasa terbantu dan tidak terganggu dengan pakaian yang dikenakannya. Olahraga adalah aktifitas fisik sehingga bahan pakaian yang dikenakan haruslah bisa dibuat agar senyaman mungkin.

Jenis Jenis Kain Training Olahraga

Untuk memaksimalkan pergerakan aktifitas olahraga dibutuhkan pakaian yang nyaman dan sesuai. Agar pakaian tersebut bisa mendukung aktifitas olahraga, maka pemilihan bahan untuk pakaian olahraga ini harus benar-benar diperhatikan. Dimana bahan yang digunakan memiliki karakteristik kain yang sesuai untuk digunakan ketika berolahraga. Oleh karena itu mari kita simak jenis-jenis kain training olahraga yang paling sering digunakan sebagai pilihan bahan di industri konveksi atau garmen.

Kain Katun Combed

Kain Katun Combed
Kain katun combed paling sering digunakan untuk dijadikan pilihan jenis bahan kaos training olahraga. Kain ini disusun dari benang kapas dimana pada saat pemintalannya menggunakan mesin combing yang berfungsi untuk membuang serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin carding serta telah melalui proses washing sehingga hasil kainnya lembut dan halus.

Kain ini adalah yang terbaik untuk dijadikan bahan kaos training, baik oleh produsen pakaian olahraga internasional maupun lokal. Selain itu kain ini memiliki beragam ketebalan bahan yang bisa disesuaikan dengan aktifitas olahraga yang akan dilakukan. Untuk pilihan ketebalan bahan tersedia dalam ukuran benang 20s, 24s, 30s, 40s dimana semakin besar angkanya akan semakin tipis ketebalannya.

Sifat Kain Katun Combed :

  • Serat benang halus.
  • Hasil Rajutan dan tekstur kainnya rata tidak berbulu.
  • Kainnya lembut halus sehingga nyaman untuk digunakan.
  • Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas.
  • Tidak mudah kusut.
  • Tidak mudah luntur.
  • Mudah untuk proses sablon.

Kain Polyester

Kain Polyester
Kain Polyester atau PE ini terbuat dari serat sintetis (buatan) dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan untuk produk plastik berupa biji plastik. Dikarenakan dari sifat bahan dasarnya yang terbuat dari butiran plastik tersebut, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas bila dipakai. Akan tetapi kain ini sering dijadikan pilihan untuk bahan training olahraga karena tahan lama dan panas sehingga bisa membuat si pemakainya memproduksi keringat lebih banyak.

Karakteristik dari Kain Polyester yaitu :

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini;
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam;
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

Kain TC (Teteron Cotton)

Kain TC
Kain TC (teteron cotton) adalah terbuat dari campuran 35% katun combed dan 65% polyester (teteron). Bila dibanding kain Katun, kain TC memiliki kemampuan yang kurang untuk menyerap keringat serta terasa lebih panas di badan. Namun kelebihan dari kain TC bila dijadikan pilihan jenis bahan training olahraga lebih tahan terhadap penyusutan kain (melar) walaupun telah dicuci berulang kali, hal ini disebabkan oleh kandungan bahan polyester didalamnya.

Kain Hyget

Kain Hyget adalah bahan yang dibuat dari campuran polyester dan cotton, akan tetapi memiliki ketebalan yang lebih tipis. Kain Hyget yang banyak digunakan sebagai jenis bahan training olahraga adalah tipe Hyget Serana, biasanya untuk membuat jersey baju kaos olahraga seperti kaos sepak bola, futsal dan voli.

Kain Spandek

Kain Spandex
Kain spandek adalah bahan yang bertekstur licin, ringan, sangat lentur dan terlihat mengkilat. Bahan Spandek banyak digunakan sebagai pilihan utama bahan training olahraga seperti celana yoga, aerobic, celana sepeda dan juga pakaian renang.

Kain Dryfit

Kain Dryfit merupakan bahan kaos olahraga yang terbuat dari campuran polyester, spandek dan nilon. Memiliki karakteristik bahan yang lentur dan padat. Jenis bahan Kain Dryfit seringkali digunakan sebagai bahan training olahraga untuk membuat Baju Jersey dan juga kegiatan olahraga lainnya, seperti tenis dan golf.

Kain Wafer

Kain Wafer adalah bahan yang memiliki pola berbentuk wajik pada bagian permukaannya. Kain ini sering dijadikan bahan untuk training olahraga seperti membuat seragam sepak bola atau futsal.

Kain Ribstop

Kain Ribstop adalah jenis bahan yang memiliki teksture kotak-kotak mirip dengan kain wafer. Kain ini pun banyak digunakan untuk bahan training olahraga seperti kain wafer.

Kain Taslan

Kain Taslan
Kain Taslan merupakan bahan yang terkenal paling eksklusif karena memiliki sub anti airnya. Sebenarnya bahan taslan memiliki banyak macamnya seperti taslan salur, korea, lokal dan lain sebagainya. Kain ini banyak digunakan sebagai pilihan jenis bahan jaket training olahraga.

Kain Milky

Kain Milky
Kain Milky adalah bahan sejenis parasut dengan lapisan yang tipis dan berisik bila permukaan kain saling bergesekan. Selain untuk membuat jaket kain milky sering dijadikan jenis bahan celana training olahraga.

Kain Micro (Despo)

Kain Mikro
Kain Micro atau disebut juga Despo adalah bahan yang memiliki karekteristik seperti parasut namun lebih tipis. Kain ini biasanya dijadikan untuk jenis bahan jaket training olahraga.

Kain Scott Puma

Kain Scott Puma
Kain Scott Puma yaitu bahan yang mirip dengan parasut tetapi lebih tebal dengan permukaan kain yang halus, bila bergesekan tidak berisik serta tidak mudah kusut. Kain ini sering dijadikan untuk jenis bahan jaket training olahraga, namun bisa juga digunakan untuk membuat celana training.

Kain Adidas

Kain Adidas
Kain Adidas memiliki sifat bahan kain yang ringan dan menyerap keringat meskipun tidak sebagus kain cotton. Sifat bahannya tidak berbeda jauh seperti bahan wafer, hanya motifnya saja yang berbeda dan umum digunakan untuk jenis bahan seragam olahraga seperti pada produk-produk Brand Adidas sehingga disebut sebagai kain adidas.

Kain Diadora

Kain Diadora
Kain Diadora umumnya digunakan sebagai jenis bahan jaket olahraga, celana training olahraga dan baju sporty. Kain ini memiliki sifat bahan yang mengkilap ketika terkena sinar matahari sehingga menimbulkan kesan mewah meskipun harganya tidak terlalu mahal. Ketika dicuci bahan ini tidak melar namun apabila dicuci menggunakan mesin cuci atau disikat dapat merusak serat kainnya, sama seperti bahan umum lainnya.

Kain Lotto

Kain Lotto
Kain Lotto banyak digunakan sebagai bahan kaos training olahraga. Bahan ini memiliki tekstur yang tidak mengkilat, lembut apabila dipegang dan elastis. Kain ini memiliki tingkat ketebalan yang sama dengan kain cotton. Kain lotto biasanya sering dipakai sebagai bahan pembuatan kaos training olahraga tim sepak bola atau jersey.

Demikian artikel mengenai pilihan jenis kain training olahraga. Bila membutuhkan informasi mengenai pembuatan baju training olahraga silahkan untuk mengunjungi halaman Konveksi Training Olahraga.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply